r e s p e c t
Bangga dengan Indonesiaa? yaa bangga juga..
Byk sekali alam yang indah disini untuk dinikmati..
Masyarakatnya juga ramah (dibandingkan negeri luar)
Barang-barang banyak yang murah
Orang-orangnya kreatif.. --gmn ga? pembajakan ada disini, peniru tas baju dan lain lain ada disini.. --
Jumlah budayanya super duper banyak, tata caranya juga, pakaian adatnya juga..
dan hal lain yang ga bisa gw ungkapin satu-satu disini
Tapi sangat disayangkan sekali yaa kalau kita masih mengkotak kotakkan semua itu.. tentang hal apapun.. Tentang hal yang akhirnya memecahbelahkan kita..
Too widely kyknya gw ngmg ini..
Hal yang paling menyedihkan gw sampai sekarang adalah masalah agama, ras dan hal hal yang sangat mendarah daging..
Luar biasa Indonesia menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa -- tapi hasilnya apaa? masih nihil...
makin merajalela berita berita yang absurb sehingga menimbulkan emosi bahkan salah persepsi..
Satu yang paling hebat di Indonesia ini adalah orang-orang nya mudah terpengaruhi dan mudah sekali untuk terjerumus hal-hal yang kiranya merusak negeri sendiri.
BEGO! Sebenarnya jangan disalahkan kepada sebagian masyarakat kita, karena masyarakat kita hanyalah imbas dari ketidakmerataan pendidikan dan juga ekonomi yang tidak merata.. Hal ini memberi dampak kepada cara berpikir masyarakat kita dan emosi mereka. Ada sebab ada akibat..
Tapi yang pintarpun kadang-kadang terpengaruh juga.. jadi salah sapa? salah temen2 gw? hehehe..
Mpe skr ada yang mau gw tanyakan dan masih menjadi pertanyaan buat gw , kenapa (kebanyakan) orang muslim tidak boleh mengucapkan selamat natal kepada nasrani? tapi bolenya malah merry xmas? -- gw dpt info ini, karena beredar cerita kalau dr thn brp, org muslim ga bole ngucapin-- --hopefully ini salah yaa-- bedanya apaa? apa yang mendasari itu? kita sama2 manusia di dunia ini.. ada aja seyh yang ngucapin tapi ga banyak kyk duluu.. Padahal mereka sadar bahwa tgl. 25 desember itu adalah hari natal..
Yang menjadi lucu adalah (merupakan pengalaman pribadi) teman nyokap gw akhirnya ga dkt lagi ma nyokap gw karena unsur a g a m a itu.. tapi skr seyh uda dkt lagi karena (mungkin) sudah berpengaruh kembali dunia jkt yaa (yang menurut gw, masyarakatnya lebih beragam) but still dia ga ngucapin. *angkatbahu*
Malahan kita harus menghargai mereka yang puasa untuk tidak makan di depan mereka atau yang lainnya.. kalau mau lihat timbal baliknya, ga balance dunk.. kita juga butuh dihargai.. yaa tapi ya sudahlah yaa.. gw ga bisa berargumen soal ini karena ini masih absurb.. mungkin ada (maaf) ajaran beberapa ustad yang salah dan akhirnya menyesatkan..
Inilah yang kadang-kadang membuat gw sedih.. Wake up people.. gunakan pikiran dan akal sehat lo untuk apa dan bagaimana digunakan.. Jangan hanya pasrahkan kepada alam dan situasi.. --ngikut ajaa --
Kita punya hati kok untuk merasakan, kita punya pikiran untuk memecahkan masalah..
JUST REMEMBER THIS : ONLY GOD COULD JUDGE YOU, NOT HUMAN OR NOT ANYONE ELSE, as long u do it right dan dari hati baik lo...
Byk sekali alam yang indah disini untuk dinikmati..
Masyarakatnya juga ramah (dibandingkan negeri luar)
Barang-barang banyak yang murah
Orang-orangnya kreatif.. --gmn ga? pembajakan ada disini, peniru tas baju dan lain lain ada disini.. --
Jumlah budayanya super duper banyak, tata caranya juga, pakaian adatnya juga..
dan hal lain yang ga bisa gw ungkapin satu-satu disini
Tapi sangat disayangkan sekali yaa kalau kita masih mengkotak kotakkan semua itu.. tentang hal apapun.. Tentang hal yang akhirnya memecahbelahkan kita..
Too widely kyknya gw ngmg ini..
Hal yang paling menyedihkan gw sampai sekarang adalah masalah agama, ras dan hal hal yang sangat mendarah daging..
Luar biasa Indonesia menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa -- tapi hasilnya apaa? masih nihil...
makin merajalela berita berita yang absurb sehingga menimbulkan emosi bahkan salah persepsi..
Satu yang paling hebat di Indonesia ini adalah orang-orang nya mudah terpengaruhi dan mudah sekali untuk terjerumus hal-hal yang kiranya merusak negeri sendiri.
BEGO! Sebenarnya jangan disalahkan kepada sebagian masyarakat kita, karena masyarakat kita hanyalah imbas dari ketidakmerataan pendidikan dan juga ekonomi yang tidak merata.. Hal ini memberi dampak kepada cara berpikir masyarakat kita dan emosi mereka. Ada sebab ada akibat..
Tapi yang pintarpun kadang-kadang terpengaruh juga.. jadi salah sapa? salah temen2 gw? hehehe..
Mpe skr ada yang mau gw tanyakan dan masih menjadi pertanyaan buat gw , kenapa (kebanyakan) orang muslim tidak boleh mengucapkan selamat natal kepada nasrani? tapi bolenya malah merry xmas? -- gw dpt info ini, karena beredar cerita kalau dr thn brp, org muslim ga bole ngucapin-- --hopefully ini salah yaa-- bedanya apaa? apa yang mendasari itu? kita sama2 manusia di dunia ini.. ada aja seyh yang ngucapin tapi ga banyak kyk duluu.. Padahal mereka sadar bahwa tgl. 25 desember itu adalah hari natal..
Yang menjadi lucu adalah (merupakan pengalaman pribadi) teman nyokap gw akhirnya ga dkt lagi ma nyokap gw karena unsur a g a m a itu.. tapi skr seyh uda dkt lagi karena (mungkin) sudah berpengaruh kembali dunia jkt yaa (yang menurut gw, masyarakatnya lebih beragam) but still dia ga ngucapin. *angkatbahu*
Malahan kita harus menghargai mereka yang puasa untuk tidak makan di depan mereka atau yang lainnya.. kalau mau lihat timbal baliknya, ga balance dunk.. kita juga butuh dihargai.. yaa tapi ya sudahlah yaa.. gw ga bisa berargumen soal ini karena ini masih absurb.. mungkin ada (maaf) ajaran beberapa ustad yang salah dan akhirnya menyesatkan..
Inilah yang kadang-kadang membuat gw sedih.. Wake up people.. gunakan pikiran dan akal sehat lo untuk apa dan bagaimana digunakan.. Jangan hanya pasrahkan kepada alam dan situasi.. --ngikut ajaa --
Kita punya hati kok untuk merasakan, kita punya pikiran untuk memecahkan masalah..
JUST REMEMBER THIS : ONLY GOD COULD JUDGE YOU, NOT HUMAN OR NOT ANYONE ELSE, as long u do it right dan dari hati baik lo...
Comments
Post a Comment