hidup adalah bagian dari cerita yang bersambung

Suatu hari, gw menyadari bahwa diri gw yang sekarang adalah gw yang dibentuk karena masa lalu. Pemikiran gw pun seperti itu. Ada beberapa hal yang gw anggap gw salah ambil langkah hingga membuat gw yang sekarang ini menyesali dan bahkan gw berusaha untuk tidak menyesalinya karena itu bagian dari keputusan gw yang dulu. Tapi gw ga boleh terhanyut dalam penyesalan itu, toh itu sudah berlangsung cukup lama.
Saat gw mencoba kilas balik hidup gw, banyak sekali (ga banyak2 amat seyh) kesempatan yang bisa gw gapai dan gw raih tapi yaa itu gw egois.. gw mau enaknya aja.. gw maunya instant.. apa karena bungsu yaa... apa karena gw leo.. apa karena emang karakter gw spt itu..
lambat laun, waktu terus berjalan sejalan dengan pemikiran gw yang semakin berkembang dan memandang segala sesuatu nya dari banyak sisi, bukan hanya dari satu sisi. Gw belajar untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, gw belajar untuk tidak mudah emosi, gw belajar bahwa gw ga boleh mementingkan keegoisan gw, gw belajar bahwa menjadi rendah hati adalah hal yang sangat luar biasa, gw belajar selalu tersenyum disaat gw sedang sedih ataupun kecewa.
kenapa gw bisa seperti ini? yaa semua karena masa lalu. Kalau kita bisa membukukan hidup kita, pasti setiap halaman mempunyai cerita sendiri dan tidak akan ada yang sama. Yang sama mungkin peran pendukung dan peran utamanya. Tapi kondisinya akan berbeda. Dan akan terus terbit jilid 1, jilid 2 dan seterusnya, sampai akhirnya pada edisi terakhir.. yaa itu lah hidup akhir kita.

Comments