Melayang tinggi
Kamu percaya yang namanya Tuhan?
Dia yang memberikan kamu nafas.. Dia yang memberikan kamu hidup.. Pernah kah sesekalinya kamu mengesampingkan Dia hanya untuk kepentingan duniawi? Pernahkah kamu lupa akan Dia yang menciptakan kamu?
Okeh, saya mau berbagi cerita tentang sesuatu hal yang seperti saya itu berada di dunia yang lain selama sebulan. Saya mengikuti salah satu organisasi non profit yang memiliki kegiatan 1 bulan di camp bersama teman-teman yang lain dan anak-anak. Segala sesuatu sudah terencana dengan baik dan segala sesuatu yang kita butuhkan itu ada. Happy, seru dan pengalaman yang luar biasa banget lah.. Tanpa di sadari kegiatan disana cukup menyita waktu hampir 24 jam. Lelah namun menyenangkan, tapi disitu sy merasa berada di dalam dunia ciptaan saya ndiri. yaa disaat itulah saya merasa saya sangat jauh dengan Tuhan karena saya merasa bahagia
Saya tidak merasakan beban pikiran yang begitu menguras waktu dan tenaga saya. Saya hanya bersenang-senang, tertawa dan melakukan sesuatu yang seru walaupun sebenarnya organisasi ini memiliki goal yang harus kami capai but we did it both! Beside a new experiences, you get a new friends too.. secara tiba-tiba kamu bisa mendapatkan 52 teman dalam sebulan dari segala penjuru dunia, bukankah itu hal yang menyenangkan? yupp!
Lanjut cerita, sepulangnya dari camp, saya masih melakukan perjalanan dengan berlibur ke Sumba bersama teman-teman disini, ehh dapat teman baru lagi. So excited yaaa bertemu dengan teman-teman baru dan sempet mampir ke Bali juga, eh bertemu teman-teman baru lagi..
Apa sih yang menyenangkan bertemu dengan teman-teman baru? kamu mendapatkan cerita pengalaman yang berbeda-beda dan bisa membuka wawasan kamu. Ackward saat pertama ktemu dengan teman baru? pastinya. Tapi yaa saya berusaha menjadi diri saya sendiri, saya memang tidak banyak bicara tapi kalau sudah dekat saya bisa seru bgt orangnya.
Liburan yang cukup lama yaa?? yaa kurang lebih hampir 2 bulanan. Yang saya rasakan adalah saya keenakan dengan dunia saya yang baru. Lupa dengan tanggung jawab, kenyataan yang saya punya di dunia lainnya. Kembali ke rumah, saya malah bingung. Tuhan? walahh berasa dia ada di ujung mana, saya ada dimana.. Emosi saya menjadi sangat fluktuatif, lupa diri, terlalu berambisius. Bahkan saya lupa prioritas utama saya karena saking asiknya dengan dunia yang menjanjikan kebahagiaan tanpa memikirkan beban hidup.
Sempat saat saya mendengarkan lagu-lagu rohani, saya merasa aneh dan asing. Egoisnya saya 'saya bahagia dengan saya yang sekarang'.. saya seperti ditampar, hati saya tidak tenang, saya mudah emosi, saya menjadi egois, saya menjadi tidak legowo.. Tapi saya ga berhenti sampai disitu, saya sempat curhat juga sama Tuhan, what happen with me? Especially, when i dont get my new partner. Thats very stressful situation, im not focus, i don't know what i'm doing, day by day just passes by but i never feel satisfy..
Proses pengembalian saya kurang lebih hampir semingguan untuk menyadari bahwa saya sudah tidak liburan lagi dan saya sudah kembali ke dunia saya.. hahahha.. Lucu yaa... tapi itulah kenyataannya..
Sekarang saya sudah kembali dengan kenyataan yang saya miliki, im 32 single and im happy with the way i am.. Im pretty sure that the man will come in the right time when he is ready.. My wish is simple i just wanna happy and only me know how is my happiness..
So, enjoy your life as long you can remember..
Dia yang memberikan kamu nafas.. Dia yang memberikan kamu hidup.. Pernah kah sesekalinya kamu mengesampingkan Dia hanya untuk kepentingan duniawi? Pernahkah kamu lupa akan Dia yang menciptakan kamu?
Okeh, saya mau berbagi cerita tentang sesuatu hal yang seperti saya itu berada di dunia yang lain selama sebulan. Saya mengikuti salah satu organisasi non profit yang memiliki kegiatan 1 bulan di camp bersama teman-teman yang lain dan anak-anak. Segala sesuatu sudah terencana dengan baik dan segala sesuatu yang kita butuhkan itu ada. Happy, seru dan pengalaman yang luar biasa banget lah.. Tanpa di sadari kegiatan disana cukup menyita waktu hampir 24 jam. Lelah namun menyenangkan, tapi disitu sy merasa berada di dalam dunia ciptaan saya ndiri. yaa disaat itulah saya merasa saya sangat jauh dengan Tuhan karena saya merasa bahagia
Saya tidak merasakan beban pikiran yang begitu menguras waktu dan tenaga saya. Saya hanya bersenang-senang, tertawa dan melakukan sesuatu yang seru walaupun sebenarnya organisasi ini memiliki goal yang harus kami capai but we did it both! Beside a new experiences, you get a new friends too.. secara tiba-tiba kamu bisa mendapatkan 52 teman dalam sebulan dari segala penjuru dunia, bukankah itu hal yang menyenangkan? yupp!
Lanjut cerita, sepulangnya dari camp, saya masih melakukan perjalanan dengan berlibur ke Sumba bersama teman-teman disini, ehh dapat teman baru lagi. So excited yaaa bertemu dengan teman-teman baru dan sempet mampir ke Bali juga, eh bertemu teman-teman baru lagi..
Apa sih yang menyenangkan bertemu dengan teman-teman baru? kamu mendapatkan cerita pengalaman yang berbeda-beda dan bisa membuka wawasan kamu. Ackward saat pertama ktemu dengan teman baru? pastinya. Tapi yaa saya berusaha menjadi diri saya sendiri, saya memang tidak banyak bicara tapi kalau sudah dekat saya bisa seru bgt orangnya.
Liburan yang cukup lama yaa?? yaa kurang lebih hampir 2 bulanan. Yang saya rasakan adalah saya keenakan dengan dunia saya yang baru. Lupa dengan tanggung jawab, kenyataan yang saya punya di dunia lainnya. Kembali ke rumah, saya malah bingung. Tuhan? walahh berasa dia ada di ujung mana, saya ada dimana.. Emosi saya menjadi sangat fluktuatif, lupa diri, terlalu berambisius. Bahkan saya lupa prioritas utama saya karena saking asiknya dengan dunia yang menjanjikan kebahagiaan tanpa memikirkan beban hidup.
Sempat saat saya mendengarkan lagu-lagu rohani, saya merasa aneh dan asing. Egoisnya saya 'saya bahagia dengan saya yang sekarang'.. saya seperti ditampar, hati saya tidak tenang, saya mudah emosi, saya menjadi egois, saya menjadi tidak legowo.. Tapi saya ga berhenti sampai disitu, saya sempat curhat juga sama Tuhan, what happen with me? Especially, when i dont get my new partner. Thats very stressful situation, im not focus, i don't know what i'm doing, day by day just passes by but i never feel satisfy..
Proses pengembalian saya kurang lebih hampir semingguan untuk menyadari bahwa saya sudah tidak liburan lagi dan saya sudah kembali ke dunia saya.. hahahha.. Lucu yaa... tapi itulah kenyataannya..
Sekarang saya sudah kembali dengan kenyataan yang saya miliki, im 32 single and im happy with the way i am.. Im pretty sure that the man will come in the right time when he is ready.. My wish is simple i just wanna happy and only me know how is my happiness..
So, enjoy your life as long you can remember..
Comments
Post a Comment