Pesan Sahabat

Beberapa hari yang lalu, saya baru kehilangan seorang saudara, sahabat, teman satu organisasi saya di gereja. Ketika saya masih di kantor, tiba-tiba hp saya berdering. Tumben sekali sahabat menghubungi saya saat jam kerja. "ada apa ini?' saya mikir sebelum mengangkat hp. Ternyata dari seberang terdengar suara 'Didiet meninggal nie!'......... hening sejenak.... saya tidak berucap apa-apa, saya shock, merinding! Saya speechless..
Seorang saudara yang selalu melemparkan candaan dan tawa kepada kami telah tiada. Saya tergolong sebentar bertemu dengan alm. dibandingkan sahabat-sahabat saya yang ada di satu organisasi ini tapi ikatan batin yang menyatukan kita semua seperti saudara.
Saya ingat pertama kenal dengan alm., kami sudah cukup dekat seperti tidak ada tembok besar di depan kami. Menyenangkan sekali. Seorang sahabat mengatakan bahwa alm. termasuk orang yang tidak pernah bete, kawan yang menyenangkan.
Yaa ia harus lebih cepat pergi dari dunia ini akibat penyakit yang dideritanya tanpa ia rasakan sekalipun bahwa ia sakit.
Selamat jalan menuju surga saudara Gregorius Didiet Kristian! We gonna miss you

Tiba-tiba, seorang sahabat meminta tolong kepada saya via message.
Saya tanya balik 'ada apa?'
kemudian dia membalasnya 'arn, nanti kalau suatu saat ak duluan meninggal. Maafin salahku duluan, plis....' Melihat tulisan itu, jelas saya shock 'lho..lho.. jangan ngomong gtu ah! sebelum kmu minta maaf, ak uda maafin dulu kok'
perasaan ini seperti campur aduk!!! Merinding!!
Dunia.. Yaa tempat sementara.. Dunia yang semu.. Dunia yang begitu indah dan belum tentu selamanya kita akan menetap, tidak ada yang tahu..
Ingin rasanya menanggalkan perasaan bimbang, sikap negatif, egois dan hal-hal yang membuat saya lebih buruk.


 "When God miss me, I think I should ready to leave this world earlier.. Like you brother!"



Comments

Popular Posts