Ketika Pelayanan hanya Sebuah Tameng
Berdasarkan kisah sendiri, saya melakukan pelayanan bukan semata-mata karena saya ingin melakukan pelayanan tapi karena saya merasakan bahwa saya mempunyai luka batin yang harus saya sembuhkan dan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang telah diberikannya. Sesuai dengan kebutuhan!!! bukan sesuai dengan keinginan saya.
Terkadang orang yang melakukan pelayanan itu mempunyai alasan tersendiri, yaa walaupun hanya segelintir orang yang melakukan pelayanan karena rasa ingin saja tapi banyak yang mempunyai kisah menarik. Tapi saya ga mau membahas hal ini -- ini adalah urusan pribadi setiap orang dan mereka berhak untuk apa yang dia pilih!!!
Terjun ke pelayanan sudah siap dengan hati, jiwa dan pikiran yang berbeda dari kehidupan sehari-hari. Setiap hari kita diasah untuk menjadi lebih baik secara jiwa, hati dan pikiran. Tapi jangan salah, semakin kita rajin pelayanan dan mendekatkan diri kepada Tuhan, lets me say.. Bukan kita terbebas dari masalah, tapi masalah terus berdatangan, yaa membentuk pribadi yang kuat!
Masalah itu biasa datang dari intern..
Yang paling sebel adalah ketika seseorang berkomitmen untuk melakukan pelayanan, dia memuji Tuhan, berbicara tentang kasih tapi dalam kenyataan dan kesehariannya ga seperti itu. hahaha.. Entah apa niat mereka untuk pelayanan yaa? Berarti mulut mereka lebih tajam dari ular berbisa, tingkah laku mereka lebih jahat. Manis di depan, kejam di belakang. MUNAFIK!! -- Pelayanan itu hanya Tameng--
Saya tidak berbicara atas orang lain, saya mengamati dan saya tidak sama sekali menjelekkan agama tapi saya berbicara tentang kepribadian dan karakter manusia.
Saya jauh dari sempurna tapi saya bukan orang yang munafik! Makanya pelayanan yang saya lakukan belum sampai level expert karena saya tahu saya masih banyak kekurangan di mata Tuhan. Pelayanan yang saya lakukan berdasarkan dengan talenta yang saya punya.
Pelayanan tidak mengajarkan kebencian, pelayanan tidak mengajarkan kemunafikan, pelayanan tidak bisa memandang sebelah mata, pelayanan itu bukan sandiwara, pelayanan itu bukan ajang pamer.
Face it Dude!! Jangan menodai pelayanan dengan kesombongan!!!
Terkadang orang yang melakukan pelayanan itu mempunyai alasan tersendiri, yaa walaupun hanya segelintir orang yang melakukan pelayanan karena rasa ingin saja tapi banyak yang mempunyai kisah menarik. Tapi saya ga mau membahas hal ini -- ini adalah urusan pribadi setiap orang dan mereka berhak untuk apa yang dia pilih!!!
Terjun ke pelayanan sudah siap dengan hati, jiwa dan pikiran yang berbeda dari kehidupan sehari-hari. Setiap hari kita diasah untuk menjadi lebih baik secara jiwa, hati dan pikiran. Tapi jangan salah, semakin kita rajin pelayanan dan mendekatkan diri kepada Tuhan, lets me say.. Bukan kita terbebas dari masalah, tapi masalah terus berdatangan, yaa membentuk pribadi yang kuat!
Masalah itu biasa datang dari intern..
Yang paling sebel adalah ketika seseorang berkomitmen untuk melakukan pelayanan, dia memuji Tuhan, berbicara tentang kasih tapi dalam kenyataan dan kesehariannya ga seperti itu. hahaha.. Entah apa niat mereka untuk pelayanan yaa? Berarti mulut mereka lebih tajam dari ular berbisa, tingkah laku mereka lebih jahat. Manis di depan, kejam di belakang. MUNAFIK!! -- Pelayanan itu hanya Tameng--
Saya tidak berbicara atas orang lain, saya mengamati dan saya tidak sama sekali menjelekkan agama tapi saya berbicara tentang kepribadian dan karakter manusia.
Saya jauh dari sempurna tapi saya bukan orang yang munafik! Makanya pelayanan yang saya lakukan belum sampai level expert karena saya tahu saya masih banyak kekurangan di mata Tuhan. Pelayanan yang saya lakukan berdasarkan dengan talenta yang saya punya.
Pelayanan tidak mengajarkan kebencian, pelayanan tidak mengajarkan kemunafikan, pelayanan tidak bisa memandang sebelah mata, pelayanan itu bukan sandiwara, pelayanan itu bukan ajang pamer.
Face it Dude!! Jangan menodai pelayanan dengan kesombongan!!!
Comments
Post a Comment