my confession : caring people
Saya selalu bilang di blog saya sebelum2nya kalau manusia itu adalah makhluk sosial yang hidup dengan lebih dari satu orang. Walaupun sekakunya orang itu, pasti dia masih berinteraksi dengan orang lain untuk menyambung hidupnya. Bahkan orang gila pun bisa berinteraksi dengan manusia yang lainnya dengan bahasa yang tidak kita pahami ataupun beraksi berlebihan (contohnya: dikejar2 dianggap kyk wanita/pria idamannya) -- hehehe.. :)
Sekalipun kita jarang berbicara dengan orang lain, tapi kita melampiaskan ke dalam bentuk tulisan dan gambar. Banyak cara yang dilakukan manusia untuk mengekspresikan perasaan dan pikirannya. Contohnya saya, saya adalah tipikal orang yang akan berbicara banyak ketika saya sudah merasa nyaman dengan lingkungan saya, biasanya saya cenderung diam dan tidak peduli. Yaa hingga ada salah seorang teman bilang saya itu judes.. Dengan menyadari hal itu, sepertinya saya harus mengurangi kecuekan saya dan ketidakpedulian saya. Saya seperti itu tapi saya sensitif. Aneh yaa? Lemme say itu unik.. ;)
Saya bukan malaikat yang mempunyai segudang kebaikan tapi bukan berarti saya tidak berusaha sekuat tenaga untuk menjadi orang yang lebih baik, dalam arti disini adalah menjadi orang yang ramah, memandang segala hal dari sudut pandang yang luas, mencoba menjadi pendengar yang baik, selalu berusaha bersikap netral.
Yang mau saya utarakan disini adalah walaupun kadang saya bisa menjadi seseorang yang sangat menyebalkan, terutama ketika saya sedang pre menstruation syndrome, ternyata saya baru menyadari masih banyak yang peduli dengan saya. Walaupun saya suka tiba-tiba merubah rencana atau egois, masih banyak yang peduli dengan saya.
Masih banyak yang ingin saya lebih baik dari sekarang, masih banyak yang masih merindukan saya dan menanyakan kabar saya, masih banyak yang ingat akan saya. Yaa walaupun ga jutaan atau ribuan orang but i believe that a several people are really care to me.. Mereka pun menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan untuk saya.
Apa jadinya jika saya tidak pernah mendapatkan saran? apa jadinya saya jika tidak ada yang menyemangati saya? apa jadinya jika mereka tidak yakin terhadap saya? apa jadinya jika mereka membenci saya? apa jadinya jika saya tidak bisa tertawa bersama mereka? apa jadinya saya ketika mereka berpaling muka untuk tidak melihat saya? apa jadinya saya jika saya tidak pernah mengalami penolakan?
yaa.. itu semua adalah pembentukan karakter saya masih terus berkembang hingga sekarang.. SUSAH tapi dengan usaha pelan-pelan semua akan berubah.
Terima kasih untuk teman-teman saya, sahabat-sahabat saya, teman-teman gila saya, teman-teman inspirasi saya, teman-teman pelipur lara saya, teman-teman seperjuangan untuk meraih mimpi, orang di masa lalu, orang yang datang dan pergi sesuka hatinya, teman-teman yang masih belum bisa memaafkan kesalahan saya -- Kalian itu sangat membantu sekali dalam hidup ini.. saya harap kita akan baik-baik saja karena saya benci permusuhan
xoxo
Comments
Post a Comment