NOL BESAR

Matahari malu untuk muncul tapi angin terus berderai menghasilkan kekuatan yang besar. Tiba-tiba pikiranku melayang tidak jelas kemana tujuannya. Inspirasipun hilang, tangan terbelilit oleh rasa sakit karena salah posisi tidur sehingga pergelangan tangan sedikit keseleo.
Pikiranku berat namun kosong, mencoba meraih sesuatu yang di depanku tapi rasanya tangan ini tidak cukup menggapainya. Perutku pun merasakan kesakitan, terlalu banyak adonan yang tercampur dengan manisnya di perutku, dia pun menimbulkan reaksi saling tolak menolak tapi tidak ada pendekar yang mampu memulihkan keadaan ini (heehh? jauh bgt yaaa ngmgnyaa.. nyambung ajaaa ih).
Haruskah aku memejamkan mata dan menikmati mimpi indah yang semalam dihancurkan oleh mimpi buruk yang sama sekali tidak ingin aku harapkan?! boleh kah aku terbang ke alam mimpi dan kembali lagi setelah mimpi itu berakhir dengan happy ending?

Comments

Popular Posts